Perintah Dasar yang sering digunakan pada Bash/Terminal di Linux

1. Pembahasan Dasar

Pada dasarnya, Linux merupakan sistem operasi yang berbasiskan pada text (Text Bases) dalam sistem kerjanya. Bila ingin melakukan sesuatu terhadap komputer user bisa mengetikkan perintah-perintah yang kemudian dieksekusi oleh komputer. Sehingga mode teks terus melekat dengan Linux sampai saat ini, walaupun sekarang tampilan GUI (Graphic User Interface) Linux sudah semakin bagus dan memudahkan user. Perintah-perintah yang diketikkan itu biasa disebut Command Line. Untuk perintah-perintah dasar, biasa disebut Basic Command Line

2. Perintah – Perintah Dasar :

Latihan 1. Melihat identitas diri (nomor id dan group id)

[[email protected]:]$ id

Latihan 2. Mengganti prompt dengan “$”

[[email protected]:] $ PS1=”$ ”

Latihan 3. Melihat tanggal dan kalender dari sistem

  1. Melihat tanggal saat ini

$ date

  • Melihat kalender

$ cal 6 1999

$ cal -y

Latihan 4. Melihat identitas mesin

$ hostname

$ uname

$ uname -a

Latihan 5. Melihat siapa yang sedang aktif

  1. Mengetahui siapa saja yang sedang aktif

$ w

$ who

$ whoami

  • Mengubah informasi finger

$ chfn [enter] lalu masukan password anda

Changing finger information for student. Password:

Name[labkom]: <Nama Pengguna di pc labkom > Office[]: Lab Linux

Room Number[] : 8

Work Phone [ ] : 083 xxx xxx

Home Phone [ ] : 083 xxx xxx

Finger information changed.

  • Melihat informasi finger

$ finger

$ finger xxxxxxxx

Latihan 6. Menggunakan manual

$ man ls

$ man man

Latihan 7. Menghapus layar

Perintah clear(clear the terminal screen) adalah perintah untuk membersihkan layar. Ketika layar terminal penuh dengan teks, maka saya menggunakan perintah ini untuk membersihkannya.

$ clear

Latihan 8. Mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari

$ whatis date

Latihan 9. Manipulasi berkas (file) dan direktori

  1. Perintah ls (list directory contents) adalah perintah untuk melihat isi direktori.

$ ls

  • Melihat semua file lengkap

$ ls –l

  • Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi

$ ls –a

  • Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses pengurutan

$ ls –f

  • Menampilkan isi suatu direktori

$ ls /usr

  • Menampilkan isi direktori root

$ ls /

  • Menampilkan semua file atau direktori dengan menandai : tanda (/) untuk direktori,

tanda asterik (*) untuk file yang bersifat executable, tanda (@) untuk file symbolic link, tanda (=) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout dan tanda (|) untuk FIFO.

$ ls –F /etc

  • Menampilkan file atau direktori secara lengkap yaitu terdiri dari nama file, ukuran, tanggal dimodifikasi, pemilik, group dan mode atau atributnya.

$ ls –l /etc

  • Menampilkan semua file dan isi direktori. Argumen ini akan menyebabkan proses berjalan agak lama, apabila proses akan dihentikan dapat menggunakan ^C (Ctrl+C).

$ ls –R /usr

Latihan 10. Melihat tipe file

$ file

$ file *

$ file /bin/ls

Kesimpulan

Hampir semua perintah dasar Linux itu sederhana dan bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan eksekusi.

Tidak perlu menghafalkan satu persatu, Anda bisa menggunakan perintah “man <perintah>” untuk melihat manual dari setiap perintah.

Jika tidak hafal dengan penulisannya Anda bisa menekan tombol “Tab” pada keyboard untuk menggunakan fitur auto-complete di terminal.

Daftar Pustaka

Andriansyah

Seorang yang gemar mempelajari hal - hal yang baru di dunia Web developer dan sebagai fans dari club Arsenal :)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *